01 November 2025
Magang
Admin
Berita terkini seputar program pemagangan dalam negeri di Indonesia berfokus pada peluncuran dan pelaksanaan Program Magang Nasional 2025 oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menargetkan hingga 100.000 lulusan baru.
Berita Utama Program Pemagangan Nasional 2025
- Target dan Peserta: Program ini menargetkan lulusan baru (diploma dan sarjana) dengan masa kelulusan maksimal 1 tahun untuk mendapatkan pengalaman kerja selama 6 bulan di perusahaan-perusahaan terkemuka, termasuk BUMN dan swasta besar seperti BNI, BTN, KAI, Pertamina, dan WIKA.
- Dukungan Pemerintah: Pemerintah, melalui Kemnaker, menanggung uang saku peserta yang besarannya setara dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang berlaku, dengan kisaran antara Rp 2.000.000 hingga Rp 5.000.000 per bulan, serta memberikan jaminan kecelakaan kerja dan kematian.
- Pelaksanaan dan Pendaftaran:
- Batch Pertama: Telah dimulai pada 20 Oktober 2025 hingga April 2026, dengan kuota 20.000 peserta.
- Batch Kedua: Pendaftaran akan segera dibuka pada awal November 2025, dengan kuota yang lebih besar, yakni 80.000 peserta.
- Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Siap Kerja dan portal maganghub.go.id.
- Antusiasme: Program ini mendapat sambutan luar biasa dari pencari kerja muda maupun perusahaan. Ribuan perusahaan telah mendaftar untuk membuka lowongan magang.
- Tujuan: Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara kompetensi lulusan baru dengan kebutuhan dunia kerja, meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional, dan membantu mengatasi pengangguran.
Regulasi Terkait
Pelaksanaan program pemagangan dalam negeri diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pemagangan Di Dalam Negeri. Aturan ini mencakup hak dan kewajiban peserta magang (seperti fasilitas K3, uang saku, dan sertifikat) serta kewajiban perusahaan penyelenggara. Jangka waktu pemagangan di dalam negeri dibatasi paling lama 1 tahun